Home » , , , » Dua Buku Rohani Kristen Karya Herlina Christiani

Dua Buku Rohani Kristen Karya Herlina Christiani

Mer-C Publishing yang mencoba mengangkat dan memfasilitasi para penulis untuk membicarakan tema-tema secara plural dan toleran kali ini dengan senang hati menghadirkan bacaan rohani Kristen di tengah-tengah anda. Buku yang kami terbitkan bersamaan dalam jumlah besar adalah Berjalan Dengan Kaki Rusa dan Apakah Rahasia Tuhan Untuk Para Sahabat-Nya. Sebagian buku ini bisa didapatkan di Toko Buku Intermedia dan juga Toko Buku Halleluya.
Sebagian lain dapat didapatkan di Mer-C Publishing Book Store, di Jl. Ulujami Raya no 2 Perdatam. Bisa dibeli langsung maupun online melalui mer.c.publishing@gmail.com dengan subjek Pembelian Buku: Judul buku.
Khusus untuk warga jemaat Gereja, silahkan mencantukan nama gerejanya karena 20% penjualan akan disumbangkan ke gereja anda! (khusus gereja anggota FORMAG JAK-SEL)
_____________-----------

Buku buku ini, menurut penerbit menarik karena kita diajak untuk melihat pejiarahan iman seorang jemaat awam seorang ibu dari dua orang anak yang berusaha untuk melayani Tuhan melalui tulisan-tulisannya. Sebagai bacaan rohani buku ini sangat inspiratif karena dalam kenyataan hidup, kita sering kali berhadapan dan menggumuli persoalan yang tidak mudah. Kita membutuhkan penghiburan, tapi sekaligus juga kekuatan dari Tuhan melalui nabi-nabi yang pernah menjadi utusanNya di dunia ini. Pergumulan antara kenyataan hidup dan juga keyakinan iman inilah yang coba disajikan oleh ibu Herlina sebagai jemaat yang teguh imannya mengandalkan Tuhan.

Bagi kebanyakan kita, membaca buku-buku rohani dari orang-orang yang sudah profesional jelas sudah sangat biasa. Tapi membaca dari jemaat yang secara jujur bersaksi untuk Gereja adalah hal yang indah dan luar biasa. Bagi para gembala sidang hal ini bisa memacu agar kehidupan rohani sungguh menjadi teladan kepada jemaat, bahwa apa yang disampaikannya adalah sesuatu yang berguna di hadapan Tuhan dan ternyata berkenan bagi jemaat seperti ibu Herlina ini yang bersedia untuk bersaksi. Juga bagi jemaat pada umumnya, hal ini tentu memberikan inspirasi yang indah untuk menguatkan iman teman-teman sepejiarahan hidup.
____________________________

Kutipan Awal dari Prakata Berjalan Dengan Kaki Rusa:

Tujuan semula Tuhan menciptakan manusia adalah, agar manusia dapat hidup berdampingan dengan-Nya di taman Eden. Manusia hendak dijadikan sahabat-Nya dan juga rekan sekerja-Nya, untuk mengelola bumi beserta segala isinya. Yaitu mengelola manusia keturunan Adam dan Hawa; binatang-binatang; serta segala tumbuh-tumbuhan yang ada di bumi. Demikianlah Allah membentuk manusia itu  dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya (Kejadian 2:7). Mereka diciptakan menurut gambar dan rupa Allah  (1:26a). Seperti Tuhan kudus adanya, demikianlah juga keadaan manusia Adam dan Hawa pada waktu itu juga kudus adanya.
Namun sejak manusia jatuh ke dalam dosa, karena terbujuk oleh iblis memakan buah pohon pengetahuan yang baik dan jahat (Kejadian 3:6), mereka telah kehilangan kemuliaan Tuhan, artinya mereka tidak kudus lagi. Dosa telah berkuasa atas mereka, sehingga Tuhan menghalau dan mengusir manusia dari taman Eden, jauh dari hadirat Tuhan, karena Dia tidak bisa hidup berdampingan dengan seseorang yang tidak kudus. Bahkan lebih tragis lagi manusia akan menerima upah dosa yaitu maut, yaitu akan menerima hukuman kekal di dalam neraka. Sebenarnya hati Tuhan amat pedih harus berpisah dari manusia, Dia merindukan suatu saat nanti dapat hidup berdampingan kembali dengan manusia. Sehingga diutusnya Anak-Nya yang tunggal Tuhan Yesus Kristus datang ke dunia, untuk mati di kayu salib, menebus dosa manusia, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).

Selebihnya... untuk mendengar sendiri kesaksian indah dari penulis dalam menggumuli persoalan hidup dan juga memaknainya dalam iman... silahkan membaca lebih lanjut buku Berjalan Dengan Kaki Rusa.


_____________________________________________________

Buku berikutnya sangat indah dan menginspirasi kita yang ingin menjadi sahabat-sahabat Tuhan. Judulnya adalah apakah rahasia Tuhan untuk para sahabat-sahabat-Nya. Paling tidak ini menarik juga karena kita akan mendapatkan banyak teladan iman dari tokoh-tokoh alkitab dan ada perasaan seakan kita akrab dengan mereka. Baik tokoh tokoh dalam perjanjian Lama maupun tokoh perjanjian Baru. Tidak lengkap selengkap-lengkapnya, tetapi cukup bisa merangkum bagaimana tokoh-tokoh itu menggulati dan menggumuli imannya.
Berikut kutipan awal dalam Prakata yang cukup menggugah hati kita:

Seorang ahli filsafat berkata demikian: “Tunjukkan kepadaku siapa sahabatmu, maka aku akan mengetahui siapakah engkau dan bagaimana masa depanmu!”  Artinya dengan mengetahui siapa sahabat kita, dia akan  mengetahui siapa diri kita, dan juga masa depan kita.
Memang benarlah “pendapat” itu, sinonim dengan kebenaran firman Tuhan. Karena apabila kita bergaul karib dengan orang benar, maka kita cenderung menjadi orang benar. Sebaliknya apabila kita bergaul karib dengan orang fasik, maka lambat laun kita juga akan menjadi orang fasik. Dan pada akhirnya akan mempengaruhi masa depan kita di dunia ini, maupun di dunia yang akan datang. Seperti kata firman Tuhan: “Pergaulan buruk akan merusak kebiasaan yang baik” (1 Korintus 15:33). Jadi kesimpulannya adalah sebagaimana sahabat kita, sebagaimana kita juga!
Karena ketika manusia bergaul dan bersosialisasi satu dengan yang lain, dari hubungan pertemanan, kemudian meningkat semakin akrab menjadi persahabatan, maka sifat dan karakter masing-masing akan menular dan berinteraksi satu dengan lainnya. Sehingga pada akhirnya sifat dan karakter keduanya terpadu menjadi satu, membentuk suatu karakter yang baru. Itulah karakter dua orang yang bersahabat itu.

Dan untuk mendapatkan kisah pergaulan kita dengan Tuhan melalui tokoh-tokoh alkitab ini... silahkan membacanya langsung dalam buku: Apakah Rahasia Tuhan Untuk Para Sahabat-Nya.


Kami Rekomendasikan Untuk Anda!!!



0 komentar: