Home » , » Penerbit Besar Yang Membuka Peluang Penerbitan Mandiri

Penerbit Besar Yang Membuka Peluang Penerbitan Mandiri

Kalau saya sih biasa menyebut Gramedia sebagai rajanya penerbitan buku di Indonesia. Sebagai penerbit mayor, tentu kwalitas penerbitannya tidak diragukan lagi. Menariknya,  bahkan penerbit besar sekelas gramedia saja membuka peluang bagi yang ingin menerbitkan bukunya secara indie melalui anak cabangnya yang biasa dikenal dengan Gramediana. Sayangnya, penerbitan jenis ini sepertinya belum banyak dimanfaatkan.

Penerbit lain yang juga besar adalah penerbit Mizan. Bekerja sama dengan nulisbuku.com penerbit ini membuka kesempatan bagi yang mau menerbitkan bukunya secara indie. Hanya saja, jatuhnya malah lebih mahal dibandingkan dengan nulisbuku.com. Sementara itu, di Kanisius yang biasa menerbitkan buku-buku filsafat dan ilmu-ilmu sosial, penerbitan indie hanya bisa dilakukan dengan oplah yang besar. Di sini, buku-buku akan dibranding seperti terbitan Kanisius yang lain. Investasi dari pengarang minimal 5.000.000,00.

Sepertinya, dari ketiga jenis penerbitan ini hanya yang ke tiga yang cukup menjanjikan bisa menyalurkan idealisme. Hanya saja, memang butuh keberanian untuk bisa menerbitkannya.
Mer-C publishing, meskipun belum sebesar ketiga penerbit tersebut, berusaha berperan serta dalam jenis penerbitan mandiri yang ke tiga tersebut namun dengan jumlah cetakan yang bisa lebih kecil. 
Kunjungi saja webnya untuk mempelajarinya
1. http://mizanstore.com/self-publishing
2. http://www.gramediana.com/en/publishing/publish
3. http://www.kanisiusmedia.com/post/detail/462/Kanisius-Exclusive-Publishing

0 komentar: